Senin, 08 Agustus 2022

Paraga/Tokoh Wayang

Puntadewa (Yudhistira)

Puntadewa Gaya Yogyakarta 

Yudhistira atau yang juga dikenal sebagai Puntadewa adalah kakak tertua dari Pandawa Lima. Sebagai seorang pemuka dalam Pandawa Lima, di atas mahkotanya terdapat secarik kertas putih yang menjadi jimat kesaktiannya. Jimat ini disebut sebagai Klimo Sodo atau Syahadatain, “Laailahaillallah Muhammadarrasulullah”. Hal ini menggambarkan seseorang yang telah berucap kalimat syahadat akan memiliki keyakinan mendalam sehingga dapat memunculkan kekuatan untuk mengalahkan kejahatan.


Selain itu, tokoh Yudhistira dalam pewayangan juga diibaratkan sebagai ibu jari (jempol) yang mengibaratkan kakak tertua untuk menaungi dan memberi contoh kesopanan dalam kehidupan. Yudhistira digambarkan memiliki karakter yang menerima (nrimo) dengan selalu mengatakan “silakan” atau “monggo”. Dalam budaya Jawa, perkataan ini selalu dibarengi dengan ibu jari yang menunjukkan arah untuk menggambarkan kesopanan atau suatu persutujuan. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Paraga/Tokoh Wayang

  Nakula (Si Kembar) Nakula & Sadewa Gaya Yogyakarta  Nakula Nakula adalah kakak tua dari saudara kembarnya, Sadewa. Ia digambarkan seb...